Clara Oh Clarah Nikmat Sekali Memekmu

Clara Oh Clarah Nikmat Sekali Memekmu

Clara Oh Clarah Nikmat Sekali Memekmu – Cerita Ngentot kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Clara Oh Clarah Nikmat Sekali Memekmu – ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Clara tengah bersandar di balik tembok , gadis cantik itu duduk sambil memeluk kedua lutunya itu , setelah pakaian atas nya masih rapi dan seluruh rok dan celana nya sudah terbuka , memperlihatkan kedua paha nya yang putih mulu dan juga sangat menggoda. Sementara tumpukan daging putih kemerahan muncul di sela – sela rambut hitam yang nampak baru di cukur oleh nya , dengan sedikit terengah – engah dan dengan tatapan mata sendu ia mengatakan.

“Masukkanlah , kak”! aku juga sangat ingin menikmatinya.

Aku hanya bisa terdiam dan kami sama – sama sudah membuka pakaian bagian bawah , beberapa menit kemudian kami berdua bermain di pojok ruangan tersebut. Dengan penuh nafsu ku tekan kan tubuh ku pada tubuh mulus gadis itu , ia membalas dengan merengkuh leherku dan menciumi nya dengan penuh nafsu. Tubuh nya terasa hangat dan membara oleh gairah nafsu nya , terus – menerus ku ciumi leher nya , pundak dan payudara nya yang kenyal dan lumayan besar itu. Ia hanya mengeluh – eluh melepas nafas nya yang menderu , setiap remasan dan kuluman di iringi dengan erangan yang penuh kenikmatan.

Tanpa menunggu perintah ku dia lalu membuka sebagian kancing baju dengan sendiri nya , memperlihatkan segumpal payudara nya yang membulat dan putih . Tanpa membuka tali BH nya ia mengeluarkan nenen nya itu dan memasukan ke dalam mulutku dan dengan penuh nafsu aku mengulum dan menjilati nya serta ku gigit – gigit dengan perlahan , ia mengerang antara menahan sakit atau pun karena keenakan. Nafsu ku semakin tersendat , hidungku beberapa kali terbenam ke bulatan nya yang kenyal dan hangat itu , puncak nenen nya yang mungkin kemerahan itu , jelas sekali ku lihat proses pererangan nya. Semula puting susu itu terbenam , namun dalam sekejab saja dia keluar menonjok ke luar dan terasa sangat mengeras.

Clara tahu susah mengulum nya tanpa memegang nya karean aku mencengkram erat leher dan pinggang gadis cantik itu. Tanpa menunggu waktu yang lama ia memegangi nenen nya dan mengarahkan putingnya ke mulutku , aku pun mengulum nya dengan lahap seperti bayi yang sedang kehausan. Mengigit dan mengulum nya sampai terdengar berbunyi mendecap – decap . Kulihat gadis itu , dalam sayu matanya merasakna kenikmatan bibirnya tersungging senyuman dan tawa kecil.

“Gigit sedikit dong , kak” ucapnya meminta padaku.

Aku pun menuruti kemauan nya , dengan gigiku ku gigit sedikit puting susunya . “Aih” jertinya lirik sambil mengigit bawah nya. Barangkali ia tengah merasakan sensai rangsangan yang luar biasa di bagian itu , ku rasakan tubuh nya melunglai menahan nikmat.

Kemudian tubuh kami saling mendekap semakin rapat , godaan dan rangsangan nikmat yang menjalar dan memompa aliran darah semakin kencang dan semakin cepat, secara naluri aku menyelusuri tubuh mulus Clara mulai dari leher , terus ke punggung , meremas pinggul nya dan terus menyelinap di antara kedua pahanya. Gadis cantik itu membuka pahanya sedikir , mengizinkan tangan ku menggerayangi daerah vagina nya itu.

Di dalam pelukan yang erat itu tangna ku mencoba masuk ke vagina nya , daerah itu terasa basah dan juga lembab , Clara menggeserkan pantat nya sedikit dan kedua mata nya memejam sambil mengigit bibir , desah – desah halus keluar tidak tertahankan. Detak jantungku semakin kencang ketika ku bayangkan apa yang terjadi di vagina nya dan gadisku ini menggelinjang nafasnya sesekali tertahan , sesekali seperti menerawang , apa yang dia harapkan.? Aku tahu , dia menginginkan itu , dia mendorong – dorongkan pantat nya ke depan agar vagina nya lebih tersentuh oleh jari – jari ku.

Dengan penuh perhatian aku pun menurunkan ciuman ku dari leher nya ke nenen nya … wajah ku terseret ke bawah , menikmati setiap lekuk tubuh nya yang sangat mulus itu , setiap sentuhan dan gesekan menimbulkan rintihan lirih yang keluar dari mulutnya. Wajanya menegadah , matanya setengah terpejam , bibirnya agak terbuka dan sedikit air liur nya menetes dari salah satu sudutnya.

“Teruskan kak , jangan hentikan..!!” pintanya pada ku.

“Puaskan aku.”? katanya lagi tanpa rasa sungkan . Yah , tak ada rahasia di antara kami . Apa yang dia inginkan untuk memuaskan hasratnya , pasti dia minta, kapan saja kami bertemu begitu pula jika aku lagi pengen dia pasti kasih.

Perlahan aku menyusuri tubuh nya ke bawah , sekarang aku sudah di atas perutnya yang mulus itu .. aku bermain – main sebentar di sana , seluruh tubuh Clara memang sangat menggairahkan . Tidak ada lekuk tubuh nya yang tidak indah , aku sangat minikmati semuanya. Tiba – tiba Clara memegang kepalaku , meremas sedikit rambut ku dan mendorong kepala ku ke bawah.

“Ayokk kak , udah ga tahan nih..!!Jangan di situ saja dong kak ahh..ah…” aku nurut dulu aku bilang aku ingin merasakan dan menjilati vagina nya , dia bilang itu adalah hal yang sangat menjijikan , dalam keadaan yang sudah terangsang dia sangat menginginkan nya.

Sesampai nay di bagian itu aku terpana menyaksikan pemandangan yang sangat indah yang terbentang tepat di depan mataku. Setumpuk daging berwarna kemerahan berkilat di celah – celahnya , bagian bibir kemaluan Clara yang merah dan basah telah di penuhi cairan lendir yang bening , dengan kedua jari telunjuk ku buka celah itu lebih lebar… kelentit nya menyembul nampak berdenyut karena rangsangan yang ku berikan yang tidak terkira.

Berkali – kali ia berdenyut setiap denyutan itu di barengi dengan nafas dan rintihan tidak tertahankan oleh gadis itu , aku memandang ke arah nenen nya yang terbuka , puiting nya semakin mengeras , nafasny terengah – engah , nenen Clara yang putih itu nampak naik turun dengan cepat. Ku lihat lagi kemaluan gadis itu semakin merah dan merekah . Kubuka lagi dengan dua telunjukku cairan kental pun mengalir dengan deras. Meluap dan merembes sampir ke sela- sela pahanya , persis seperti orang yang sedang ngiler. Cairan itu terus mengalir pelahan sampai ke arah anus . kemudian perlahan berkumpul dan akhirnya menintik ke lantai , semakin lama semakin banyak titik – titik lendir bening yang jatuh pada lantai kamar itu.

Terasa ia menjambak rambut ku dan menekan kan kepala ku ke arah vagina nya yang sedang terangsang itu , aku pun semakin tergoda , dengan penuh semangat aku pun mulai mengulum dan menjilati seluruh sudut kemaluan Clara.

“Ahhh..ahhhh…ahhh nikmat , kak !” Clara merintih , tubuh nya menegang , cengkraman nya di kepala ku semakin kuat . Pahanya mengempot menekan ke arah mukaku , sementara kemaluan nya semakin merah dan penuh dengan lendir yang sangat licin.

Aku pun semakin dalam menusuk – nusuk lidah ku ke liang vagina nya , beberapa kali kelentit nya tersentuh oleh ujung gigiku , setiap sentuhan memberi sebuah kenikmatan yang sangat memuaskan. Gadis cantik itu menjerit menahan nikamt aku terus menyelusuri bagian terdalam vagina nya itu. Oh hanya dan sangat – sangat basah , tak bisa ku bayangkan kenikmatan apa yang di rasakan nya pada saat ini. Barang kali sama nikmat nya dengan rangsangan yang ku peroleh dari kemaluan ku yang juga sudah mengeras sejak tadi.

Rasanya sangat nikmat dan tergelitik terutama di bagian pangkal rasanya ingin aku melepaskan nikmat di saat itu juga , tapi aku harus menyelesaikan permianan awal ini dulu , gadis cantik ini minta untuk segera di tuntaskan. Semakin lama aku memainkan kemaluan nya , semakin cepat juga ia mengempot dan menekankan kepalaku ke arah vagia nya , sekekali aku menengadah menatap wajah nya yang merah tampak ia menghusap air liurnya yang mengucur deras dengan lidah nya yang merah itu.

Tiba – tiba ia tertawa mengikik seperti ada yang lucu. Ia menghusap wajah ku yang bergeliman cairan vagina nya. Sambil memandangi ku penuh pengertian.

“Lagi , kak…” pinta nya pada ku.

Aku mengulangi kegiatan itu , ia pun kembali merintih – rintih menahan rangsangan hebat itu di vagina nya , beberapa kali kelentit itu ku sentuh dengan ujung gigi. Tiba saat nya , dia sudah sampai mendekati puncak , nafas nya semakin memburu dan tubuh nya menegang hebat beberapa kali . Tanpa malu lagi , ia mengeluarkan lolongan penuh kenikmatan ketika rasa enak itu telah tiba.

“Ohhhhh…..ahahhhhh…uhhhhh….aaahhh” jeritnya lepas “enak sekali kak…muahhh”

Pantat nya mengempot ke depan setiap denyutan nikmat itu telah menyergap vagina nya dan setiap denyutan diiringi dengan keluarnya cairan yang lebih banyak lagi. Beberapa cairan itu bagaikan menyembur dari liang vagina nya , aku mundur sebentar , melihat bagaimana bentuk nya vagina yang sedang mengalami orgasme.

Tegang , merah basah berkedut – kedut , cairan pun membajiri sampai ke dua pahanya … mengalir dengan sangat banyak nya sampai ke mata kaki aku pun tidak tahan melihat keadaan itu , cepat aku berdiri mengarahkan kontol ku yang tegang itu ke arah nya.

Ia memeluk ku dan ku masukan kontol ku ke dalam vagina nya yang sudah basah itu , ku goyang kan pantat ku dengan cepat karena hari sudah malam dan aku ingin segera pulang.

“Ahhhh….ahhhh,….ohhhhh..” desah nya membuatku semakin tergoda dan bernafsu. Semakin ku cepatkan goyangan ku.

“Uhhh…Kakk…aaahhh …..eenakkk….kakkkk…”

Aku semakin bernafsu dan tidak lama kemudian aku mulai merasakan kontol ku sudah berdenyut – denyut dan akhirnya Crottt….ccrrottt….ccccrrottt…. air mani ku keluar di dalam liang vagina nya dan aku sangat menikmati ngentot dengan Clara.

Semoga Cerita Dewasa yang Cerita69.asia bagikan ke kalian dapat memberikan informasi terupdate dan juga menambah wawasan kalian tentang Seks terutama yang sudah dewasa, dari cerita ataupun berita tentang kehidupan seks ataupun cinta dalam kehidupan masing-masing kita sebagai umat manusia yang memiliki nafsu birahi terhadap lawan jenis apabila mereka sedang tidak mengenakan busana sehelai benang pun. Terima Kasih… Salam Crot ( Cerita69.asia)

25 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.