Bercinta Dengan Kakak Iparku Yang Suka Manstrubasi

Bercinta Dengan Kakak Iparku Yang Bercinta Dengan Kakak Iparku Yang Suka ManstrubasiSuka Manstrubasi

Bercinta Dengan Kakak Iparku Yang Suka Manstrubasi – Cerita Seks kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Bercinta Dengan Kakak Iparku Yang Suka Manstrubasi   ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Perkenalkan terlebih dahulu nama aku Yulius , aku adalah seorang lelaki yang sudah menikah dan istriku mempunyai seorang abang lelaki yang telah menikah juga , istri nya sebut saja namanya Ana. Dengan Ana dulu ketika kami masih sama – sama pacaran , kami pernah dekat dan juga menjalin sebuah hubungan. Namun setelah kami sama – sama sudah menikah , kami pun menjauh bahkan Ana sangat menjaga jarak dengan ku . Jujur saja aku sendiri masih menyimpan rasa sayang untuk nya.

Tubuh nya memang agak kurang berisi , payudaranya juga tidak lah besar tetapi permainan seks nya sangat luar biasa , libido nya yang besar membuat ku sering terbayang akan dirinya itu. Pada suatu hari aku berusaha untuk menggoda nya , tetapi sangatlah sulit. Ana dan suaminya tinggal dengan mengontrak di sebuah rumah yang kecil tepat di seberang rumah mertuaku yang juga mertua dia.

Ketika aku sedang berkunjung ke rumah mertua ku otomatis aku juga pasti akan bertemu dengan nya dan juga suami nya. Suatu ketika aku sedang berjalan – jalan ke rumah mertuaku , tentu nya dengan istri dan juga anak ku , karena rumah mertuaku terletak di luar kota tempat aku tinggal saat ini. Otomatis aku biasanya akan menginap di rumah mertuaku , hari minggu kami sekeluarga disana.

Aku bertemu dengan Ana , kami salaman dan juga berbasa basi seperti biasanya dan aku masih saja terpesona melihat dirinya , apa lagi dia hanya menggunakan celana pendek dan kaos yang tipis. Aku berusaha lama lama bersalaman dengan nya tetapi dia buru – buru untuk melepasnya. Aku tergoda sekali dengan nya tetapi segera ku singkirkan jauh – jauh pikiran itu karena keluarga sedang berkumpul tidak mungkin hal itu terjadi.

Keesokan hari nya , pagi – pagi sekali istriku , abang nya dan juga adik – adik nya sudah bersiap untuk pergi ke acara keluarga dan juga berziarah ke makan nenek – kakek nya , mereka berangkat dengan paman nya , ibu dan seluruh keluarga. Hanya aku yang memutuskan untuk tidak ikut karena aku masih merasa capek dan juga malas untuk bergerak , jadi hanya aku dan kakak ibu mertua yang sudah sangat tua dan sulit berjalan yang tidak bisa ikut juga.

Dan Ana juga tidak pergi bersama mereka karena hari ini dia tidak ambil cuti. Sial sekali pikir ku , ku kira pagi ini aku bisa bertemu dengan Ana dan ada peluang untuk bisa menggodanya lagi , pagi itu keadaan rumah sudah sangat sepi karena semua keluarga pergi kecuali aku dan uwak ku. Tiba – tiba terdengan Ana masuk dari pintu belakang dari arah rumah kontrakan nya , dia bertanya kepada uwak.

“wak , saklar yang di kontrakan kami rusak wak , jadi air dan lampunya tidak bisa menyala wak , belum lagi Ana harus berangkat kerja lagi , si mas sama yang lain udah pada berangkat lagi mana ada yang bisa di mintain tolong”. Mendengar ucapan nya itu ingin rasanya aku segera beranjak dari ruang tengah untuk menawarkan bantuan untuk nya , tetapi sebelum aku angkat bicara uwak sudah mendahului nya.

“Tuh kan ada si Yulius , dia kan tidak ikut pergi kamu minta tolong aja sama dia” .

Mendengar itu aku langsung menyaut ” biar aku coba saja mana tau bisa kan Na”

“Tidak usah repot – repot” Jawab Ana sambil berbisik “ntar macem – macem lagi”.

Dalam hati ku bicara tau aja dia kalau aku punya niat untuk macem – macem , tetapi demi jaga gengsi aku bilang aja “Ada – ada aja , gini saja deh Ana ketika aku betulin saklar nya , Ana di sini aja dulu sama uwak sampai beres dan mandi disini aja”

Dari gerak gerik nya aku tau dia ingin menolak nya tetapi uwak cepat – cepat bilang “yaudah sekarang cepat betulin nya , Ana biar disini aja sama uwak”.

 

Membawa peralatan obeng , gunting dan juga sebagai nya , Ana menuntunku ke kontrakan nya , sekaligus dia juga membawa perlengkapan mandi nya untuk segera mandi di rumah mertuaku.

Setelah Ana menjelaskan semua masalah nya aku pun dengan cepat untuk memperbaiki nya , dimana saklar ini sebagai penghubung listrik induk dengan listrik rumah nya , selagi aku masih memperbaiki nya Ana mandi di rumah mertua sekitar 15 sudah aku memperbaiki saklar di rumah nya .

Ana pun belum selesai juga mandi nya , sesekali aku bolak – balik ke rumah mertua untuk mengambil beberapa keperluan suatu kali aku sedang bolak – balik. Aku penasaran , pikiran nakal ku muncul otak ku membayangkan Ana yang sedang telanjang tanpa sehelai benang pun yang menempel di tubuh nya , terbayang tubuh nya di lumuri sabun , payudara dan juga vagina nya.
Pikiran ku pun semakin aneh saja apalagi setau ku pintu kamar mandi disini tidak bisa tertutup rapat sehingga ada banyak celah untuk bisa mengintip nya.

Uuhh.. ku lihat uwak sedang berada di dalam kamar , mungkin lagi tidur maka aku memberanikan diri untuk mengintip Ana yang sedang mandi itu , dari balik celah pintu yang rusak. Perlahan ku intip , wow Ana berdiri menyamping , bugil seluruh tubuh nya di penuhi busa – busa sabun , tangan nya yang lentik menghusap perlahan toket nya .

Ohh.. dia meremas – remas toket nya sambil memenjamkan mata , melihat adegan ini kontol ku berdiri tegak , apa lagi kemudian aku di kagetkan dengan adegan selanjutnya.

Ana menghusap vagina nya , memasukkan jari nya ke dalam vagina nya , ah apakah dia sedang manstrubasi ? dalam benakku..dia terus – menerus mengocok vagina nya dengan desahan yang tak karuan , aku semakin terangsang dan penis ku semakin tegang melihatnya. Aku tak kuasa menahan godaan ini , andai saja aku dapat menyetubuhi nya…

Sedang asik bermain dengan kelamin masing – masing , terdengar suara dari dalam rumah tengah “Ana , kalau sudah selesai mandi nya , kesini dulu bentar yah” Ana seperti nya sedang asing memainkan vagina nya dan langsung terkaget kemudian menjawab “Iyah…wak”.

Begitu pun aku yang dengan cepat beranjak dari tempat pengintipan dan segera kembali ke rumah kontrakan Ana sembari memperbaiki saklar nya. “Fyuh” benar – benar adegan yang membuat nafsu ku memuncak.

Pikiran ku tidak bisa konsen untuk memperbaiki saklar nya , padahal aku sudah mau selesai. Ku coba hilangkan pikiran nakal ku itu dan kembali meneruskan tugasku untuk memperbaiki saklar nya. Beberapa saat kemudian Ana masuk ke dalam rumah , habis mandi dan sudah menggunakan kaos dan celana pendek , padahal aku berharap dia menggunakan handuk saja.

Seketika dia pertanya pada ku “belum siap juga memperbaiki saklar nya ? lama amat”…

Aku jawab “ya kan harus hati – hati , emang nya mau kalau aku kena strum dan kebakaran”.. masih terbayang bagaimana adengan yang ku lihat tadi , maka muncul keinginan ku untuk menggodanya , menyetubuhi atau bahkan memperkosa nya.

Kulanjutkan tanya ku ” udah mandinya Na”? dengan agak sinis dia menjawab “ya udah lah ngapain juga lama – lama”

Kemudian ku lanjutkan “udah tuntas ya aktifitas di kamar mandi nya tadi”

Ana : maksudnya? ya udah lah dah tau udah keluar kamar mandi berarti udah dong.

Aku : ya kirain masih ada yang nanggung”

Ana : apaan sih ga ngerti , udah ah cepetan benerin listrik nya , aku susah mau ganti baju ini kamar ku kan gelap”

Aku : gelap bukan berarti gak bisa ngapa – ngapainkan… buktinya anak mu di buatkan waktu gelap – gelap kan ? hahahah… udah tu di coba listrik nya , coba aja lampu sama airnya..

Ana : iya aku coba dulu.. sebari dia mencoba satu persatu stopkontak nya , lina menlanjutkan pembicaraan nya “iya dulu gelap – gelapan terasa enak sebelum ada anak sekarang ..uhhh… dah jarang. Eh yulius udah oke nih semua lampunya”

Aku : ahhh kan banyak alternatif … bisa sendiri atau cari bantuanlah… syukurlah kalau sudah oke , di coba juga airnya nyalain terus ganti baju kerja gih nanti telat”

Ana : ahhh.. alternatif apaan maksudnya… ( melirik naka ke arah ku ) , bosen juga kali kalau sendiri..dah ah aku ke kamar mandi cek dulu , Ana menuju ke kamar mandi di ujung belakang kontrakan nya, sebari aku mengikuti nya dari belakang . Kalimat terakhir dari mulut nya membuat hasratku makin bergetar “Bosen sendiri” dalam hatiku.

Pikiran nakal ku terus saja bermunculan , apakah aku perkosa aja dia ketika dia berada di kamar mandi. ? ku bekap dia dari belakang meremas toket nya , memaksanya…. tapi kalau ketahuan bagaimana ? Kalau Ana teriak kencang bagaimana… sedangkan dinding pemisah antar kontrakan di tempat nya tidak tebal , tidak tahan rasanya ingin menjika lehernya yang panjang , menikmati semua tubuh seksi nya itu.. Pikir ku sejenak terhenti oleh teriakan Ana.

“aduhh yul … basah kuyup .. dah jalan lagi nih airnya.. tapi nyemprot banget…untung aku belum pake baju kerja..”

Dengan segera aku menghampirinya “ya bagus dong… berarti dah jalan lagi , ga ada masalah algi kan , baru di semprot sama air , gimana kalau semprotan yang kental..” godaku..

Ana menjawab “ya kalau itu enak dong…” sebari dia membalikan badan ke arah ku dan membuat mataku terbelalak … air yang membasahi baju nya , membuat bentuk tubuh dan payudara nya terlihat dengan sempurna. Dan membuatku menelan ludah adalah Ana belum menggunakan BH!!

Ternyata sejak tadi dia hanya menggunakan kaos saja.. badan ku semakin gemetar .. penis ku makin ngaceng tak tertahan lagi di balik celana ku…”heh..melotot aja!! liatin apa hayoo..udah mau gantu baju kerja sekalian , tuh beresin tuh yang dalam celana di dalam kamar mandi” Sebari tertawa kecil keluar dari kamar mandi.

Dengan malu aku masuk ke kamar mandi segera beresin celana , ku keluarkan kontol ku , sudah mengaceng sekali tak tahan rasanya , apa aku onani saja ? dalam pikir ku , ah tidak masa sih aku menyia – nyiakan kesempatan dengan Ana. Tidak ada orang disini.. pikirku mengalir liar , sampai tidak sadar ternyata Ana memperhatikan aku dari balik lubang pintu kamar mandir yang memang tidak tertutup itu..

“hayoo kenapa Na .. susah ni mau di tuntasin , bantuin dong..” secepat itu aku langsung bicara sebari menghusap kontolku , dengan kelagapan Ana beranjak pergi sebari bicara “Apaan sih , sendiri aja gih atau minta saja sama istrimu , udah ah aaku ganti baju dulu udah mau kerja nih”

Aku pun mengikuti nya berjalan menuju kamar , ku lihat dari luar kamar nya. Di kamar nya di duduki ranjang nya dan termenung.

Dia hendak membuka baju nya tapi terhenti ketika tangan nya menyentuh payudaranya sendiri , di usap – usap nya , mungkinkah dia juga sebenar nya terangsang dan sedang ingin bercinta tetapi dia malu untuk jujur padaku..

Aku beranikan diri untuk masuk ke kamar tidur nya yang hanya cukup untuk satu ranjang dan dari belakang ku bisikan di telinga nya.

“Aku kangen ihh masa – masa kita dulu , aku kangen banget sama kamu , sudah lama aku memendam rasa ini”

Dengan nada tinggi dia bilang “Kamu masuk kamar orang ya ga sopan , ngomong nya ngawur ah , males ah , kita itu udah sama – sama nikah dan udah punya anak inget itu”

Aku : kalau perasan sudah Na ( ku pegang bahunya ku balikkan tubuh nya sehingga menghadapku ) ” aku sayang banget sama kamu Ana , sering aku terbayang dirimu yang jadi istriku”

Ana : inget .. kita udah… ” belum selesai dia bicara langsung ku cium bibirnya , ku lumat bibir nya kuat – kuat. Aku berusaha mendekap tubuh nya , sebelum Ana mendorong ku , duduk menjauh dari aku , berusaha untuk menampar ku namun segera ku pegang tangan nya.

Aku : ” aku sangat sayang sama kamu Na , sekalian lah bantuin aku tuntasi yah …” Kuberanikan diri untuk mendekati nya lagi tanpa melepas genggaman tangan ku padanya , sebelah tangan ku membelai rambut halus nya , ku rebahkan kepala ku , mulutku di telinga nya dan ku bisikan ” i love you “.
Pliss … kali ini aja , aku janji tidak akan jadi panjang..” ku cium langsung telinga nya , ku jilat , Ana menggelinjang . Ana memenjamkan mata nya dan tanpa perlawanan. Ku anggap itu tanda setuju atas permintaan ku. Ku jilati telinga nya , ku beranikan menjalarkan lidah ku tidak hanya di telinga , dari pipinya meuju bibirnya.

Kali ini tanpa perlawanan , meskipun dia masih tidak menggerakan bibirnya , aku terus – menerus melumat bibir nya. Nafsu ku sudah membara sejak tadi , ku gosokkan lidahku ke dalam mulut nya yang masih rapat , ku paksa masuk ke dalam mulut nya , tidak lama dia mulai menyerah. Kumainkan lidah ku di dalam mulut nya , menyentuh lidah nya menjilati lidah nya.

Ku rasakan dera nafas nya semakin kencang , kucekatkan tubuhnya , kulumat terus bibirnya yang mulai terbuka , sesekali membalas ciuman ku perlahan. Aku mulai melepaskan genggaman tangan ku , ku pegang kepala nya sebari tetap menciuminya , sementara tangan ku yang satu nya menghusap menyentuh lehernya dan pungguh nya.

Ciuman itu berlangsung lumayan lama dan lama kelamaan Ana mulai membalas ciuman ku , dia mulai memainkan lidah nya , beradu dengan lidah ku mulutnya mulai berani melahapku , ciuman kasarnya mulai nampak , desahan – desahannya mulai terdengar.

hmm..hhhh…hhsssttt… itu yang aku suka dan aku kangen dari nya… ciuman kami semakin panas , kedua tangan nya mulai memeluk ku , satu tangan nya mengacak – acak rambutku , tubuh ku mulai menempel dengan tubuh nya yang masih terbalut kasos yang basah. Tangan ku mulai berani menelusup ke balik kaosnya yang basah dan setengah terbuka , kuraih toket nya yang sedari tadi terlihat di balik kaosnya , kuremas toket nya.

 

 

 

AAAKKKHHH ….. OOOKKHHHH ….. OOOHHHHSSSTT , erangan keras yang keluar dari mulut nya ketika ku remas toket nya , ku mainkan puting nya yang sudah mengeras. Kubuka kaosnya yang basah , tanpa kesulitan , aku tau sejak awal dia tidak menggunakan BH.

Ku jalarkan lidah ku kelehernya , uhhh….uhhhh…Ana tidak henti – henti nya mendesah tidak karuan… Ku lanjutkan menciumi sampai ke toket nya Ana yang masih terduduk di ranjang dan aku yang sudah setengah jongkok di lantai m sebelah toket nya ku jilati perlahan . Sebelah nya kuremas dengan tangan ku ..

hhshhhsstt… kujilati toket nya perlahan memutar dari pinggir toket nya memuncak ke puting nya …. ku tarik kencang – kencang puting nya , semua kulakukan bergantian kanan kiri , yang makin membuat nafsunya anak membersar , kumlanjut kan petualangan lidah ku keperutnya ku perosotkan celana tidurnya.

Ahhh… darah ku serasa semakin mendesir melihat langsung pemandangan indah tanpa CD , langsung ku lihat vagina nya , memek nya yang tadi hanya ku lihat dari intipan di kamar mandi , kini di depan mataku dengan Ana yang sudah telanjang.

Segera saja petualangan bibir ku berlanjut ke bibir memek nya Ana “ooohh sedap sekali ” aroma nya semerbak habis mandi bercampur aroma cairan yang keluar dari memeknya yang sudah basah sekali… ku lahap habis memek nya , kuciumi sekitar nya , kujulurkan lidah ku masuk ke dalam laing memek nya yang memang sudah longgar , kusogoh habis liang memek nya .

Ana menjerit kuat ” AHhhhhhh….ooohhhh…uuuugghhh” di benam kan nya wajahku sedalam – dalam nya ke liang memek nya itu. Tangan nya benar – benar mengacak – acak rambutku , mendorong kepala ku ke memek nya , sesekali menjambak rambut ku… ooohhh uuhhhh .. sedang asik memainkan meem lina , tiba- tiba tangan nya mendorong kepala ku keluar.

“Ana udah ga tahan banget yul mau orgasme nih , tetapi gamau sekarang yah” ucapnya.

Aku hanya bisa mengangguk dan berkata ” apapun mau kamu sayang” Ana mengangkat tubuh yang setengah jongkok untuk duduk di samping ranjang nya “.

“Sekarang giliran ana yah” ucapnya , segera dengan kasar nya dia membuka kaosku , di kecup nya dan dilumat nya bibirku dengan ganas. Di pegang nya kepala ku erat – erat di jilatinya pipiku , bibirku , semua wajah ku.

Aaakhhhhhhh….Ana enak banget .. Uuhhhjggghhh.. tangan pun meraih meremas – remas toket nya , sebari bibirnya Ana menjamahi wajah ku.

Ana menjamahi tubuh ku dengan sangat liar , dada ku dia tarik puting susu ku yang berbulu , tangan liar nya menjamah ku. Membuka celana pendek ku , memerosotkan nya berikut dengan CD ku kontolku sudah sangat menegang kencang dan memerah.

Ahh senyuman liar nya Ana sebari menatap liar padaku , dia menjulurkan lidah nya dan memainkan kepala kontolku. “aaakkhhh Ana…. enak banget …. ” dia mengocok kontolku sebari menjilati ujung kontolku.

dia berjongkok memainkan kontolku , menghisapnya naik turun maing kencang dan semakin kencang.. Ohh aku tidak tahan lagi.. di jilatinya kontolku.

Ana kemudian mengeluarkan kontol ku dari mulunya , dia berdiri menghadapku yang masih terduduk , kesempatan ini ku gunakan untuk menjilati lagi memek nya yang sudah sangat becek , meremas toket nya kuat – kuat.

Ahh indah sekali pemandangan ini tubuh Ana berdiri di hadapan ku seolah dia sedang stripsis , bergerak menggelinjang karena rangsanganku ke dalam memek dan toket nya itu. Baru sebentar ku nikmati itu , Ana mendorongku keras , sampai aku terlentang di atas ranjangnya , ranjang yang di gunakan dia bersetubuh dengan suaminya.

Ana : ” Ana udah ga tahan yul..”

Kemudian dia menaiki tubuh di ranjang , di arahkan memek nya ke arah kontolku.

“Bblllesss….aakkkhh uuuggghhhh” kami mengerang bersama sama.

Ana menindih ku … women on top.. di gerak-gerakin nya tubuh indah dia…kami berciuman dengan mesra dan juga liar. Berulang kali dia berkata ” udah gakuat Ana ihh..”

Aku berusaha membanting tubuh nya , membalik posisi , kali ini dia yang berada di bawah …. aku kocokan kontolku semakin cepat dan kencang… erangan Ana sudah tak tertahan lagi ” terusss yull… ayo dong..” ucapnya.. dia terus menggelinjang menggerakkan pantat indah nya.

“Aku juga udah ga kuat lagi Ana..” ayo dong kita bareng lagi…

Tenaga Ana begitu kuat mendorong kembali terguling membalikan posisi seperti tadi … dia kembali di atas , kali ini dia duduk berkuda.. menggerak – gerakan pantatnya , aku bangun meraih toket nya… darah ku mendesir sekejab saja aku sedot toket nya… meremas toket nya .. Ana sudah tak kuasa ingin keluar..

“Aaaaakkkhhhhhhh ooohhhh yyeeesss..”
“ugghhhhhh ahhhhhh aaaahhhh” Ana keluar.
“oohhhh ohhhh uggghhhh” peluk Anak erat – erat yul , gigit puting Ana , suaranya mengacau tak karuan.
“aaakkkhhhh…. aannnaa …kkkkeeellluuuaarrr..” Ana orgasme” tubuh nya semakin kuat mendekap , memek nya asah..
“Kamu curang yull.. ga bareng” Ana berbicara kacar sebari orgasme … tuibuh nya mulai melemas … kesempatan ku membalikkan lagi tubuh nya.
Kali ini ku kocokkan kuat – kuat kontolku … aakhhh.. aku keluar Na.. “kucabut dan ku basahi mulutnya”

Ikuti kelanjutan ceritanya hanya di Cerita69.asia UPDATE SETIAP HARI. Baca juga Cerita Nakal lainnya hanya di Cerita69.asiaCerita Seks dan Cerita Dewasa Terupdate .

0 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.