Bercinta Dengan Bertukar Pasangan Dengan Teman Lama

Bercinta Dengan Bertukar Pasangan Dengan Teman Lama

Bercinta Dengan Bertukar Pasangan Dengan Teman Lama – Cerita Mesum kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Bercinta Dengan Bertukar Pasangan Dengan Teman Lama  ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Edan adalah teman lama ku sejak aku masih duduk di bangku SMA , kini setelah kami sudah mempunyai anak remaja dia masihlah menjadi sahabat sejati ku bahkan istri nya yang bernama Lilis dan istriku sangat akrab sekali , dan kami sering ketemu kalau tidak di rumah dia yah pasti nya di rumah ku.

Jika aku dan Edan pergi memacing ikan ketengah laut dengan menyewa perahu , tidak ajrang istriku menginap di rumah Enda untuk menemani istrinya begitupun sebaliknya ( karena anak kami masing – masing sudah bekerja di luar kota ).

Sangking akrabnya kami sehingga tidak jarang kami melakukan yang menurut pandangan orang ketika adalah hal yang sangat aneh. Misalnya jika kami sedang bercanda , terkadang Enda memeluk istriku dan mencium pipinya berkali kali dan itu terjadi di depan ku dan juga istrinya. Demikian pula sebaliknya ketika kami bercengkrama berempat kadang kadang Lilis dengan manja tiduran di pahaku. Tentunya sikap kami berempat tidak di depan anak – anak kami yang sudah menginjak masa dewasa.

 

Bercinta Dengan Bertukar Pasangan Dengan Teman Lama

Bahkan di dalam dapur rumahku aku pernah memergoki Enda sedang mencolek pantat istriku , dan ku lihat pun istriku hanya pura – pura marah , dan aku tau dari raut muka nya itu. Tentu saja sebagai pria normal terkadang aku sering di landa rasa cemburu. Tetapi aku dan Enda lebih memilih persahabatan kita , apalagi aku juga sering melakukan hal yang sama kepada istrinya.

Tentu saja kejadian ini tidak terjadi begitu saja , kami menjalin hubungan kekeluargaan ini sejak kami masing – masing menikah . Namun sejauh itu kami tidak pernah melakukan hal aneh yang terlalu melampaui batas , sampai suatu hari terjadilah apa yang belum pernah ku fikirkan sebelum nya. Tapi aku yakin ini adalah rencana Enda dan istrinya yang sudah di persiapkan dan kejadian ini sudah kusadari cukup lama.

Seperti yang sering kami lakukan , pada hari jumpat yang kebetulan adalah hari libur kami berempat dan kami pun pergi ke vila ku yang terletak di daerah Brastagi. Walaupun tidak terlalu mewah namun vila ku ini cukup luas dan cukup nyaman untuk kita berempat untuk merebahkan badan dan mencari hiburan di akhir pekan. Kami selalu mengunjunginya paling tidak sebelum sekali biasanya hanya aku dan istri ku saja dan terkadang anak – anak pun ikut kami berlibur ke villa ataupun saudara yang lainnya.

Tetapi kali ini aku mengajak Enda dan juga istrinya Lilis , tidak ada yang terlalu istimewa kami hanya ingin menikmati liburan di akhir pekan dan juga seperti biasanya selesai makan siang , istriku mampir untuk membeli pepes ikan mas kesukaan aku. Sampai di villa sekitar jam 1 siang aku tertidur nyenyak sampai akhirnya di bangunkan oleh istriku yang mengajak ku untuk makan malam. Kami makan malam berempat dengan nasi yang masih hangat dan juga pepes ikan yang sangat lezat itu.

Setelah selesai kami makan malam , kami menonton tv sambil mengobrol kesana kemari di ruang tengah. Setelah kami bosan mengobrol , Enda mengambil inisiatif untuk mengambil kasur di kamarnya dan di paparkan di depan tv. Dia dan istrinya menonton tv sambil tiduran dan aku pun berbuat hal yang sama. Lilis masuk ke kamar nya dan mengganti daster nya dengan tidur yang sangat tipis tanpa BH dan CD , ini terlihat jelas dari bayangan tubuh nya di balik baju tidur nya yang sangat tipis.

Kulihat dia sangat atraktif untuk mempertontonkan tubuhnya itu di depan ku dan juga di depan istriku. Ku lihat enda cuek saja melihat tingkah istrinya itu , kami pun melanjutkan untuk menonton TV sambil tiduran. Istriku dan Lilis tidur berdamping di tengah sedangkan aku berada di samping istriku.

Namun acara tv terasa membosankan mungkin karena aku tidak bisa konsentrasi , aku lebih terpanah menikmati tubuh yang menggoda yang tiduran di samping istriku dan itu membuat kontol ku berdiri tegak di balik celana dalam ini.

“Mas….puterin flim yang hot…dong…aku kedinginan nih” Lilis menyuruh suaminya untuk memutarkan flim bokep.

Aku tahu mereka sering menonton flim bokep karena kami sering tukar – tukaran flim bokep , tetapi selama ini kami belum pernah nonton bersama.

Sebelum beranjak untuk mengambil flim bokep , Enda basa basi untuk minta ijin kepada istriku.

“Mur….nonton flim bokep yah”
“Terserah” Jawab istriku cuek.

Flim bokep nya cukup bagus untuk kita tonton bersama dengan cerita tentang jaman raja romawi , dengan sex nya yang tidak terlalu vulgar dan ini membuat rasa nafsu ku cepat bangkit. Dan sarung yang ku gunakan ini terdongkrak ke atas sementara ku lihat si Lilis sering mencuri pandang ke arah sarung yang sedang ku gunakan yang memang sengaja ku perlihatkan kepada nya . Sementara itu istriku sudah memindahkan kepalanya di atas tanganku dan jari tangan nya sudah meremas – remas jari tangan ku dan aku pun sudah hapal sekali kalau istriku sudah terangsang.

Enda menonton flim itu dengan memeluk istrinya dengan erat dan tangan nya mengusap – usap payudara dari luar baju tidur nya , sesekali mencium bibir istirnya. Sementara itu kaki kanan Lilis di tekukan dan juga kedua pahanya dan juga kedua pahanya di atas paha istrinya sehingga tak terhindarkan baju tidur yang di gunakan yang sangat pendek semakin terlihat jelas dan aku pun dengan bebas melihat pahanya yang sangat putih dan juga mulus. Dan sebagian rambut halus di pangkal pahanya dengan sudut mataku.

“Mbak Mur…Aku jadi kepengen nih” Lilis berbicara kepada istriku.
“Yah tidak apa – apa , orang mas nya ada kok” Istriku menyahut dengan senyum yang penuh arti.

Aku semakin terangsang , kumiringkan tubuhku menghadap istriku sehingga aku bisa melihat paha Lilis yang putih mulus itu. Dan ku masukan tangan ku ke dalam baju istriku yang tidak menggunakan BH itu untuk mengelus – elus payudara istriku. Sementara itu tangan istri ku sudah masuk ke dalam celana ku untuk memainkan penis ku yang sudah berdiri tegak dari tadi.

 

 

 

Istriku menutup tangan ku dengan sebuah bantal sehingga aktifitas yang sedang ku lakukan tidak terlihat oleh Enda dan Lilis. Walaupun sebenar nya hal itu tidak perlu untuk di lakukan , karena mereka sudah tidak memperhatikan kami lagi , kedua nya sudah memulai tenggelam dalam percintaan.

Ketika Lilis melepaskan seluruh baju tidurnya dan juga melepas pakaian suaminya , Enda menggeser posisi nya sehingga merapat ke pada istriku. Sedangkan Lilis merebahkan tubuhnya yang bugil di sebelah kanan , sehingga Enda berdempetan dengan istri ku.

Mereka berciuman sambil mengelus – elus penuh hawa nafsu , dan ku lihat mata istri ku sering melirik mereka yang sedang berciuman dengan penuh gairah . Dan kami pun ikut menikmati adegan itu persis di depan kami. Tiba – tiba Lilis menghentikan aktifitas tersebut dengan suaminya itu dan tangan nya meraih baju depan istriku dan melepaskan kancing nya.

“Biar adil dong mbak mur” Sembari tangan nya membuka semua pakaian yang di gunakan istriku.

Aku sendiri tidak sempat berfikiran aneh – aneh , rasa nafsu ku lebih mendominan pikiran ku , kulepaskan semua pakaianku sehingga kami berempat semua bugil , kuciumi istri ku dan jariku mengelus vagina nya yang sudah cukup basah. Istriku mendesah keenakan karena tangan nya sudah memeluk punggungku erat – erat sedang kan tangan kiri nya yang sudah tertindih dengan tangan Enda.

Kurasakan tangan yang lembuat menelusuri bokongku , bahkan kemudian tangan tersebut mengarah ke penis dan mengelus buah zakarku. Aku sudah bisa menduga pemilik tangan itu , dan hati ku berdesir ketika kulihat tangan Lilis yang sedang mengelus batang penis ku , sambil mulutnya menciumi dada suaminya.

Aku yakin Enda juga memperhatikan tangna istrinya yang sedang bermain di penis ku yang sudah keras seperti batang kayu jati itu , tetapi dia tampak cuek saja bahkan kini lengan kanan nya telah menindih dada istri ku . Istriku tidak menyadari nya atau pun hanya pura – pura tidak tahu bahwa tangan Enda sudah menindih payudara nya , dan juga wajah nya di palingkan kearah yang berlawanan.

Lilis sambil berubah posisi dengan setengah duduk di paha suaminya dengan selangkangan yang terbuka lebar sambil memperlihatkan vagina merah yang sangat indah itu , sementara tangan kanan nya menggosokkan kemaluan suaminya ke klirotisnya , sementara buah dada nya menggantung di remas – remas suaminya.

Posisi nya tersebut membuat tubuh Enda merenggang dari tubuh istri ku sehingga tangan kiri istriku yang sejak dari tadi tertindih sekarang menjadi bebas bergerak. Dari padangan mata nya yang sayu dan pahanya yang sudah di rentangkan aku tau bahwa istriku sudah memberi lampu hijau.

Di tuntunnya penis ku ke arah vagina nya , dan dalam tempo yang sangat singkat aku sudah melayang menikmati jepitan lobang kemaluan istriku itu. Dan sambil aku mengocok nya dengan perlahan – lahan , istriku mendesah keenakan. Kini wajah istriku menghadap ke arah Enda bahkan hanya berjarak sejengkal dengan wajak Enda namun matanya terpejam.

Lilis sudah terlengkup di atas tubuh suaminya , sementara itu pinggul nya naik turun , mengocok batang penis suaminya itu yang sudah melesak di telan liang kenikmatan yang di berikan oleh istrinya. Sekali kali tangan nya meres bokong ku dan istriku melihat jelas apa yang di lakukan tangan Lilis ini , tetapi rupanya istriku pun tidak peduli , bahkan beberapa kali Enda menciumi mulut istriku yang tengah mendesah itu . Istri ku hanya diam saja walaupun tidak merespon ciuman Enda itu.

Entah kenapa aku tidak merasa cemburu melihat istriku di ciumi oleh Enda sahabat ku sendiri saat sedang ku setubuhi , bahkan aku makin terbawa nafsu. Karena ku lihat ciuman itu membuat istriku makin bergolak gairahnya , ini kurasakan dari gerakan dan nafas nya yang tidak seperti biasanya.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama gerakan istriku sudah tidak terkendali , bahkan ia membalas ciuman Enda dan pada saat itulah istriku hentakkan pinggulnya ke atas , mulut nya menghisap mulut Enda dalam dalam sambil merintih. Dia telah mencapai ejakulasi ini di luar kebiasan , istriku biasanya cukup tahan lama dalam masalah ejakulasi tetapi kini dia cepat sekali padahal aku belum merasa ingin ejakulasi.

Ku hentikan kocokan ku kemudian ku cabut penis ku , sebenar nya aku masih tanggung tetapi aku memang tidak ingin selesai sekarang. Aku masih berharap istriku bangkit lagi setelah dia istirahat , ku tatap wajah istriku yang penuh kepuasan itu di samping nya ku Enda menggenggam tangan istriku.

Melihat aku tergeletak di samping istriku , dengan kemaluan yang masih beridiri tegah , Lilis segera tahu bahwa aku belum mencapai ejakulasi. Tiba – tiba Lilis menghentikan goyangan pinggul nya lalu di copotnya penis suaminya itu dari vagina nya . Dengan melangkahi tubuh istriku , Lilis dengan cepat menghampiriku kemudian dengan dasternya yang di ambil dari kasur lalu di bersihkan penisku yang penuh lendir istriku.

Dia minindihku dan mulai menciumiku , aku sempat kaget aku tidak menduga kejadian itu. Ku lirik Enda tetapi dia hanya melihat tingkah istrinya tanpa bereaksi apapun , istriku juga hanya melirik ku sebentar kemudian memejamkan mata nya kembali menikmati sisa ejakulasi yang ia dapatkan dariku.

Ku balas ciuman Lilis dengan penuh nafsu , tangan kiriku mengelus bokong nya sedangkan tangan kanan ku meremas buah dada nya yang besar itu . Lilis juga menjulurkan lidah nya menyambut lidah ku sementara itu vagina nya yang basah di gesek gesekkan di atas kemaluanku yang masih berdiri tegak itu.

Tampaknya Lilis sudah semakin terangsang , sehingga ciuman kami hanya berlangsung sebentar saja , segera dia menghentikan ciuman nya kemudian di tarik nya badan nya sehingga sekarang posisi nya duduk di atas pahaku. Sementara belahan kemaluan nya menindih batang penisku yang rebahan di atas perut.

Ku lihat belahan vagina nya yang merah penuh lendir itu , aku sudah tidak sabar lagi kemudian ku angkat pinggang nya dengan kedua tangan ku . Lilis cepat tanggap , sambil mengangkat pantat nya di ambilnya penisku dan di arahkan ke lobang vagina nya. Dalam hitungan detik , kemaluan ku sudah menyelusup ke dalam vagina Lilis . Lilis mendesah pelan , kemudian badan nya jauh di atas badan ku dengan wajah nya yang menempel di samping kepala ku sambil mendesah keenakan.

Ku angkat pinggulku dan berusaha mengocok kemaluan Lilis , dan diapun mengikuti gerakanku tetapi pinggulnya di goyang memutar sedangkan otot vagina nya menjepit kemaluan ku . Jepitan dan juga putaran pinggulnya tidak kalah dengan istriku , kenikmatan telah menjalar ke seluruh penisku.

Sepuluh menit telah berlalu dan kurasakan Lilis sudah mulai mempercepat goyangan nya mulutnya pun menciumku dan lidah nya menerobos masuk ke dalam mulutku. Nafasnya yang tersengal , aku segera mengerti bahwa Lilis sudah ingin ejakulasi. Tanpa menunggu waktu lagi kupercepat kocokan ku , karena kemaluan ku pun sudah berdenyut – denyut keenakan dan akan segera keluar.

 

Ketika kurengkuh bokong nya , Lilis merengkuh pundakku makin kencang , dari mulut nya keluar erangan kenikmatan yang sangat panjang dan kemaluan nya di tekan keras ke penisku , dia sedang ejakulasi dan segera kulpeas pula air maniku menyemprot di dalam vagina nya kenikmatan yang sangat luar biasa.

kemudian istriku memandangi aku , matanya sayu memandangku seolah minta ijin kepada ku. Kupandangi dia , dia sangat cantik tak kuasa aku menghalangi nya , ku cium bibirnya ku usap rambut nya tanda bahwa aku menyetujui nya . Dan ketika penis Enda melesak ke dalam vagina nya , istriku memenjamkan mata sambil menikmatinya. Dan tangannya mengelus elus penisku seirama dengan kocokan yang di lakukan oleh Enda.

Kuciumi bibirnya , pipinya dan juga lehernya atau mana saja yang ku dapat karena istriku dalam masa kenikmatan , selalu kepalanya tidak bisa diam , menoleh ke kiri ke ke kanan sambil menjilat bibirnya sendiri . Sementara tangan kanan nya mengocok penisku tangna krii nya merangkul pundak Enda . Tangan ku pun tidak hentinay meremas – remas buah dadanya.

Kudengar desahan Enda yang menambah keadaan semakin menggairahkan. Tiba – tiba istriku berhenti menggelengkan kepalanya , dahinya bekerut dan menggigit bibir bawah nya , dia menolah ke hadapan ku. Istriku akan selesai dan sebentar lagi pasti akan melenguh panjang.

“Mas.. aku sudah tidak tahan mas … mas ….. aahhh..aahh..ahh”

Pada saat itu dai mendorong wajah nya ke atas matanya menatap Enda dengan lemas . Pada saat yang sama aku juga tidak tahan lagi untuk ejakulasi , di genggaman tangan nya . Ku lihat Enda menekan kemaluan nya dalam – dalam ke vagina istriku untuk ejakulasi. Ketika dia sudah mencabut penis nya , ku lihat sisa air mani yang meleleh keluar dari bibir vagina istri ku yang bewarna kemerahan itu .

Malam ini adalah malam pertama dimana istriku merasakan penis orang lain selain milikku apa lagi dia merasakan nya sekaligus dalam selang beberapa menit , sebuah pengalaman yang sangat – sangat memuaskan kami berempat.

Sejak saat itu kami pun sering melakukan nya paling tidak sebulan sekali dan kami sudah berjanji ini hanya di lakukan oleh kami berempat , bahkan kini muncul ide baru dari Lilis untuk menambah 1 pasangan lagi.

Baca juga cerita lainnya hanya di Cerita69.asia UPDATE SETIAP HARI. Baca juga Cerita Percintaan lainnya hanya di Cerita69.asiaCerita Seks dan Cerita Dewasa Terupdate .

28 Shares

One Comment on “Bercinta Dengan Bertukar Pasangan Dengan Teman Lama”

  1. Fantastic items from you, man. I’ve understand your stuff prior to and you’re simply
    extremely fantastic. I actually like what you have obtained here, really like what you are stating and the best way through which you are saying it.
    You are making it entertaining and you continue to take
    care of to keep it wise. I cant wait to learn much more from you.
    That is really a great site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.